Pnpm-kelurahan Bebalang Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah

  • 08 Mei 2013
PNPM-Kelurahan Bebalang Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah

TIM pengelola kegiatan PNPM-Mandiri Perdesaan, Kelurahan Bebalang, Bangli melaksanakan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah terpadu, di ruang pertemuan kelurahan setempat, Senin (23/10) lalu. Pembukaan acara tersebut dihadiri oleh BPMPD, BLH Bangli dan tim pelatih, Disperindag, PJOk PNPM-MPd Bangli, Faskab, FK, Lurah Bebalang, Bendesa Adat Bebalang dan Pengurus TPK. Pelatihan ini berlangsung hingga 26 Oktober 2012, menyasar ibu-ibu PKK sebanyak 55 orang dari 6 lingkungan.

Lurah Bebalang I Made Dibia Wibawa, SSTP, M.M. berharap, melalui pelatihan ini dapat menyadarkan masyarakat bahwa sampah (di Bali sering disebut mis) bukanlah sesuatu yang menakutkan, namun akan memiliki nilai ekomonis jika kita mampu mengelolanya. ''Selaras dengan usaha menuju Bali clean and green, kita berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekomonis. Apalagi kita di Bali dalam kegiatan upacara akan menghasilkan banyak sampah, sehingga potensi ekonomisnya juga besar,'' ungkapnya. Pihaknya berharap agar masyarakat memulainya dengan skala kecil, kemudian membentuk kelompok dan selanjutnya bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pemasaran hasilnya.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan BLH Kabupaten Bangli, I Gusti Nyoman Laksana, S.T., M.Kes., berterima kasih kepada PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Bangli yang telah ikut peduli dalam pengelolaan sampah seperti yang diamanahkan dalam UU No. 18 Tahun 2008 tentang Lingkungan Hidup. Dalam pelatihan ini, peserta akan diperkenalkan dengan konsep dasar lingkungan, pencemaran lingkungan, jenis-jenis sampah padat, sampah permukiman, sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik, praktikum mesin, dan praktikum rumah tangga.

Setelah pelatihan, pihaknya berharap agar masyarakat bisa mengaplikasikannya, sehingga dampak yang ditimbulkan oleh sampah dapat dikendalikan. ''Kita berharap peserta bisa mengaplikasikan langsung teori yang didapat dalam pelatihan, sehingga diawali dengan tujuan kebersihan dan kesehatan lingkungan, menuju kepada nilai ekonomis. Untuk tahap awal, BLH Kabupaten Bangli akan memberikan bantuan 2 unit mesin pengolahan sampah organik agar dimanfaatkan sebaik mungkin,'' tambahnya.

Sekrataris TPK PNPM-MPd Bebalang, Gusti Made Rupa mengatakan, kegiatan yang didanai dari PNPM-Mandiri Perdesaan sebesar Rp 20.062.000 dan swadaya masyarakat Rp 2.750.000 ini merupakan inisiatif ibu-ibu rumah tangga yang kesehariannya bersentuhan langsung dengan sampah. Di samping membudayakan pola hidup bersih dan sehat, tentu saja berharap ada nilai ekomonis di baliknya. Bagaimana mengubah sampah (mis) menjadi uang (pis). Untuk itu pihaknya akan memfasilitasi pembentukan kelompok dalam memanfaatkan bantuan mesin dari BLH.

  • 08 Mei 2013

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita