Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

  • 18 April 2018
Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi

Penilaian lomba Kelurahan Tingkat Provinsi kali ini dilaksanakan di Kelurahan Kubu. Dimana perlombaan Kelurahan tersebut dilaksnakan setiap tahun, yang merupakan salah satu instrument dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan dan sekaligus sebagai tolak ukur atas capaian program dalam pembangunan Kelurahan. Partisipasi serta keswadayaan masyarakat dijadikan sebagai piranti dalam pemberdayaan masyarakat sehingga dapat mengakselerasi pembangunan Nasional dan Nawacita Bapak Presiden kita, dimana pada bagian ke 3 menyebutkan Membangun Indonesia dari pinggiran dengan mengembangkan potensi dan memberdayakan masyarakat Desa / Kelurahan. Didalam peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, mengamanatkan bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat Desa dan Kelurahan, perlu dilakukan penguatan kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royong masyarakat. Bahwa untuk menilai keberhasilan pembangunan Desa dan Kelurahan perlu dilakukan evaluasi secara terarah, terpadu, terkoordinasi dan berkelanjutan yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan ditingkat regional. Perlombaan Kelurahan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat perkembangan masyarakat, mendorong pengutan peran lembaga pemerintah dan masyarakat, serta memberikan penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan atas prestasi yang telah diraihnya dalam proses pemerintahan dan partisipasi dalam pembangunan serta inovasi inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu dalam perlombaan kelurahan tahun ini akan dilakukan penilaian/evaluasi terhadap keberhasilan pembangunan yang terdiri dari 3 (tiga) bidang yang meliputi 19 Aspek yakni Bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan Bidang Kemasyarakatan. Dimana Bidang Pemerintahan mencakup aspek Pemerintahan Kelurahan, kinerja, inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat, Kelurahan berbasis teknologi informasi/ E-Government serta kelestarian adat dan budaya. Bidang Kewilayan meliputi aspek identitas, batas, inovasi, tanggap dan siaga bencana dan pengaturan investasi. Bidang Kemasyarakatan meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat, sebagaimana yang tertuang dalam data perkembangan prifil Kelurahan 2 (dua) tahun terakhir yaitu tahun 2015 dan tahun 2016. Tim penilai lomba tingkat kelurahan ini dipimpin oleh Kabid Pemerintahan Desa Made Redy Yuliarmawan yang diterima oleh wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, dimana penilaian lomba Kelurahan tingkat provinsi ini bertempat di Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu. Dalam penilaian ini Ketua Tim Penilai berharap agar perlombaan ini tidak menjadi beban , akan tetapi lebih dimaknai sebagai langkah konkrit untuk mengadakan perbaikan-perbaikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu dalam sambutannya Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman sedana arta menyampaikan bahwa perlombaan Kelurahan ini jangan semata-semata mengejar Juara tapi kedepannya tetap melaksanakan administrasi dengan tertib dan berkelanjutan sehingga pelayanan kepada masyarakat terus dapat ditingkatkan, sisamping sinergitas antar lembaga kemasyarakatan yang ada di kelurahan tetap terjalin dengan baik sehingga menjadikan Kelurahan Kubu dapat menjadi contoh bagi Kelurahan-kelurahan lainnya. Sedana Arta juga berharap agar dalam perlombaan Kelurahan ini tidak ada rekayasa yang sama halnya dengan membohongi diri sendiri, karena Pemerintah Kabupaten Bangli sudah mendeklarasikan revolusi mental yang nantinya kabupaten Bangli menuju pemerintahan yang lebih baik dimulai dari diri sendiri sehingga pemerintah Kabupaten Bangli bersama masyarakat Bangli bisa mewujudkan Bangli Yang Gita Santi.

  • 18 April 2018

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita